Rabu, 21 Oktober 2015

Pena Kecil Aya Azzahra Kumpulan teks Drama Islami " Perang "



Assalamuala’laikum Wr.Wb
1.Sinta Pratiwi (Sebagai Ibu Siti Al Zaelani binti Al Fatih)
2.Vivi Indrayani ( Sebagai Abdullah ).
3.Hartati ( Sebagai Zaelani)
4.Asih Nurmainingsih ( Sebagai Tentara Palestina 1)
5.Dewi Rahayu ( Sebagai Tentara Palestina  2 )
6.Nur Iqlimah ( Sebagai Tentara Israel 1 )
7.Sania Bonita Sari ( Sebagai Tentara Israel 2 )
8.Putri Susana Bella ( Sebagai Tentara Israel 3 )

NEGERIKU PALESTINA
Suatu hari di sebuah Negeri Palestina, terdapat kehidupan keluarga yang sangat beriman dan penuh kesababaran. Mereka adalah Keluarga Siti Al Zaelani binti Al Fatih.Ibu Siti Al Zaelani binti Al Fatih.  Memiliki dua orang anak yaitu Abdullah berumur 18 tahun dan Zaelani berumur 19 tahun. Ibu Siti Al Zaelani binti Al Fatih telah ditinggalkan seorang suami yang meninggal karena perang antara kaum kafir yaitu Bangsa Israel.Pada saat itu Ibu Siti Al Zaelani binti Al Fatih menyuruh Abdullah dan Zaelani untuk berperang membantu Tentara Palestina melawan Tentara Israel.
Inilah kisah drama islami Sanggar Budaya AL-Ma’sum 2 Rohis Man 1 Lampung Utara.
Disaat panasnya terik matahari, ibu Siti Al Zaelani binti Al Fatih sedang duduk termenung dengan gelisah menunggu kabar gembira dari perang melawan Kaum Kafir bangsa Israel.
Ibu Siti Al Zaelani binti Al Fatih : Ya Allah engkau pasti tau, betapa gelisahnya aku sebagai seorang ibu hati ini selalu tak tenang seakan ada sesuatu yang terjadi yang tak ku ketahui. bagaimana kabar suamiku sekarang..? sekian lama aku menunggu, kabar gembira dari medan perang melawan tentara Israel.

Tentara Palestina 1 :” (Datang menghampiri Ibu Siti Al Zaelani binti Al Fatih.) lalu ia berkata : “Assalamualaikum ibu.”
Ibu Siti Al Zaelani binti Al Fatih : Wa’alaikumsalam Wr.Wb.Nak?
Tentara Palestina 1 :” Aku datang kesini untuk menyampaikan pesan dari pemimpin tentara Palestina bahwasanya suami ibu Abdurahhman Adzaki Bin Umair baru saja gugur dimedan perang ia syahid ibu.”
Ibu Siti Al Zaelani binti Al Fatih : Inalillahi suamiku telah syahid dimedan perang? Aku bangga padanya.
Tentara Palestina 1: Berbahagialah engkau Ibu Siti Al Zaelani binti Al Fatih. Beliau adalah pahlawan pembela Islam yang mempertaruhkan nyawanya untuk membela Agama Allah. Dan izinkan aku untuk melanjutkan perjuanganku.
Ibu Siti Al Zaelani binti Al Fatih : Tafadhal. Terima kasih atas pesan yang kau bawa.
Tentara Palestina 1 : Iya Assalamualaikum ibu.
Ibu Siti Al Zaelani binti Al Fatih : Wa’alaikumsalam.Hati – Hati Nak?.Abdullah,Zaelani anakku kemarilah nak.
Abdullah dan Zaelani : Iya ibu?.
Ibu Siti Al Zaelani binti Al Fatih : Wahai anakku, kebangganku tahukah engkau nak ayahmu telah tiada beliau syahid.
Abdullah dan Zaelani : Wahai ibu janganlah engkau bersedih. Kesedihanmu sangat menyakitkan hatiku. Aku adalah putramu ibu, putra seorang wanita yang Kuat yang tegar dalam menghadapi semua cobaan.
Ibu Siti Al Zaelani binti Al Fatih : Maukah engkau anakku melihat ibumu bahagia.
Abdullah dan Zaelani : Tentu mau ibu, Apapun akan aku lakukan demi engkau ibu.
Ibu Siti Al Zaelani binti Al Fatih : Ambilah Panah,ikutlah berperang bersama Tentara Palestina melawan tentara Israel.
Abdullah dan Zaelani  : Baiklah ibu inilah yang aku Mau, Aku akan berjuang untuk membela agama Allah. (Meninggalkan ibunya dengan penuh keberanian).
Ibu Siti Al Zaelani binti Al Fatih : Semoga Allah memberkatimu Anakku.
Sehabis Abdullah dan Zaelani pergi,Ibu Siti Al Zaelani binti Al Fatih pun berdoa semoga anaknya selamat sampai peperangan , dan setelah berdoa Ibu Siti Al Zaelani binti Al Fatih pun pergi hendak mencari pedang untuk persiapan ia perang.
Ibu Siti Al Zaelani binti Al Fatih : Ya Allah selamatkanlah anakku, mudahkanlah melawan tentara Israel dan membela negeri Palestina dan agamamu.” (setelah berdoa Ibu Siti Al Zaelani binti Al Fatih pun pergi).
Pada saat itu Abdullah dan Zaelani Pun tertangkap oleh tentara Israel, ia di siksa dan di cambuk dan di tombak, pada akhirnya pun meninggal. Ibu Siti Al Zaelani binti Al Fatih pun mendapat kabar dari Tentara Palestina bahwa Abdullah dan Zaelani telah syahid.
Tentara Palestina 1: Wahai Ibu Siti Al Zaelani binti Al Fatih anakmu telah gugur dan syahid ia telah meninggal di hajar kaum kafir.
Ibu Siti Al Zaelani binti Al Fatih : Apa……? Ya allah hatiku sangat Sedih engkau telah memberikan syahid kepada anak dan suami ku, terimakasih kaum muslimin kalau sudah begini aku yang akan turun perang.
Tentara Palestina 1: Tapi kan engkau wanita Ibu Siti Al Zaelani binti Al Fatih .
Ibu Siti Al Zaelani binti Al Fatih :  Aku tidak perduli kaum muslimin, aku akan berjihad dijalan    Allah akan membela agama Allah.
Tentara Palestina 1: Baiklah kalau begitu aku pamit, aku akan mempersiapkan alat-alat untuk perang.
Setelah kaum muslimin pergi Ibu Siti Al Zaelani binti Al Fatih pun mengambil pedang yang telah disiapkannya. Dan pada saat itu kaum kafir merasa senang karena bangsa Israel telah menang melawan bangsa palestina. Setelah mereka senang-senang tiba-tiba kaum muslimin bersama Ibu Siti Al Zaelani binti Al Fatih datang menyerang kaum kafir dan perang berlangsung dan Ibu Siti Al Zaelani binti Al Fatih pun terluka.

Tentara Israel 1 : Wahai engkau wanita yang lemah tidak sepantasnya kau berada di sini.
Ibu Siti Al Zaelani binti Al Fatih : Aku memang seorang wanita, tapi ketahuilah aku akan berjuang membela negeriku palestina.
Tentara Israel : haaahh apa akau tidak salah dengar,Kau fikir aku takut !.
Ibu Siti Al Zaelani binti Al Fatih : Wahai orang kafir aku tidak akan meninggalkan medan perang ini sampai titik darah penghabisan.
Tentara Israel : Akan ku bunuh kau, rasakan ini…
Ibu Siti Al Zaelani binti Al Fatih :”(setelah pedang menancap di perutnya Ibu Siti Al Zaelani binti Al Fatih pun berdoa)”. Ya Allah.Akhirnya impianku telah tercapai aku telah syahid, dan jadikanlah aku sebagai teman rasulullah di syurga nanti. Ya Allah berilah kemenangan terhadap kaum Palestina.Asyhadu an_laa ilaha illallah wa asyhadu anna muhammadarrasulullah.”
Kaum muslimin yang berhasil menumpas kaum kafir. Kaum muslimin menemukan jenazah Ibu Siti Al Zaelani binti Al Fatih sambil bersedih bahwa Ibu Siti Al Zaelani binti Al Fatih telah syahid.
Tentara palestina : Ya Allah semoga Ibu Siti Al Zaelani binti Al Fatih berada di syurga bersama pejuang-pejuang islam.dan semoga negeriku palestina ini bebas dari penjajahan kaum Israel .Dan seutuhnya kami bisa hidup di negeri kami tercinta Palestina.
Setelah itu kaum muslimin menutupi tubuh Ibu Siti Al Zaelani binti Al Fatih dengan sebuah sorban dan mereka membawa jasad Ibu Siti Al Zaelani binti Al Fatih yang telah gugur di medan perang.
Demikianlah drama kami semoga bermanfaat..
Wasalamualaikum wr.wb

0 komentar:

Posting Komentar

http://www.resepkuekeringku.com/2014/11/resep-donat-empuk-ala-dunkin-donut.html http://www.resepkuekeringku.com/2015/03/resep-kue-cubit-coklat-enak-dan-sederhana.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/10/resep-donat-kentang-empuk-lembut-dan-enak.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/07/resep-es-krim-goreng-coklat-kriuk-mudah-dan-sederhana-dengan-saus-strawberry.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/06/resep-kue-es-krim-goreng-enak-dan-mudah.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/09/resep-bolu-karamel-panggang-sarang-semut-lembut.html