Assalamuala’laikum Wr.Wb
1.Sinta Pratiwi (Sebagai Ibu
Siti Al Zaelani binti Al Fatih)
2.Vivi Indrayani ( Sebagai Abdullah ).
3.Hartati ( Sebagai Zaelani)
4.Asih Nurmainingsih ( Sebagai Tentara
Palestina 1)
5.Dewi Rahayu ( Sebagai Tentara Palestina
2 )
6.Nur Iqlimah ( Sebagai Tentara Israel 1
)
7.Sania Bonita Sari ( Sebagai Tentara
Israel 2 )
8.Putri Susana Bella ( Sebagai Tentara
Israel 3 )
NEGERIKU PALESTINA
Suatu hari di
sebuah Negeri Palestina, terdapat kehidupan keluarga yang sangat beriman dan penuh
kesababaran. Mereka adalah Keluarga Siti Al Zaelani binti Al Fatih.Ibu Siti Al
Zaelani binti Al Fatih. Memiliki dua
orang anak yaitu Abdullah berumur 18 tahun dan Zaelani berumur 19 tahun. Ibu
Siti Al Zaelani binti Al Fatih telah ditinggalkan seorang suami yang meninggal karena
perang antara kaum kafir yaitu Bangsa Israel.Pada saat itu Ibu Siti Al Zaelani
binti Al Fatih menyuruh Abdullah dan Zaelani untuk berperang membantu Tentara
Palestina melawan Tentara Israel.
Inilah kisah
drama islami Sanggar Budaya AL-Ma’sum 2 Rohis Man 1 Lampung Utara.
Disaat panasnya
terik matahari, ibu Siti Al Zaelani binti Al Fatih sedang duduk termenung
dengan gelisah menunggu kabar gembira dari perang melawan Kaum Kafir bangsa
Israel.
Ibu Siti Al
Zaelani binti Al Fatih : Ya Allah engkau pasti tau, betapa gelisahnya aku
sebagai seorang ibu hati ini selalu tak tenang seakan ada sesuatu yang terjadi
yang tak ku ketahui. bagaimana kabar suamiku sekarang..? sekian lama aku
menunggu, kabar gembira dari medan perang melawan tentara Israel.
Tentara
Palestina 1 :” (Datang menghampiri Ibu Siti Al Zaelani binti Al Fatih.) lalu ia
berkata : “Assalamualaikum ibu.”
Ibu Siti Al
Zaelani binti Al Fatih : Wa’alaikumsalam Wr.Wb.Nak?
Tentara
Palestina 1 :” Aku datang kesini untuk menyampaikan pesan dari pemimpin tentara
Palestina bahwasanya suami ibu Abdurahhman Adzaki Bin Umair baru saja gugur
dimedan perang ia syahid ibu.”
Ibu Siti Al
Zaelani binti Al Fatih : Inalillahi suamiku telah syahid dimedan
perang? Aku bangga padanya.
Tentara
Palestina 1: Berbahagialah engkau Ibu Siti Al Zaelani binti Al Fatih.
Beliau adalah pahlawan pembela Islam yang mempertaruhkan nyawanya untuk membela
Agama Allah. Dan izinkan aku untuk melanjutkan perjuanganku.
Ibu Siti Al
Zaelani binti Al Fatih : Tafadhal. Terima kasih atas pesan yang kau bawa.
Tentara
Palestina 1 : Iya Assalamualaikum ibu.
Ibu Siti Al
Zaelani binti Al Fatih : Wa’alaikumsalam.Hati – Hati Nak?.Abdullah,Zaelani
anakku kemarilah nak.
Abdullah dan
Zaelani : Iya ibu?.
Ibu Siti Al Zaelani
binti Al Fatih : Wahai anakku, kebangganku tahukah
engkau nak ayahmu telah tiada beliau syahid.
Abdullah dan
Zaelani : Wahai ibu janganlah engkau bersedih. Kesedihanmu sangat menyakitkan
hatiku. Aku adalah putramu ibu, putra seorang wanita yang Kuat yang tegar dalam
menghadapi semua cobaan.
Ibu Siti Al
Zaelani binti Al Fatih : Maukah engkau anakku melihat ibumu bahagia.
Abdullah dan
Zaelani : Tentu mau ibu, Apapun akan aku lakukan demi engkau ibu.
Ibu Siti Al
Zaelani binti Al Fatih : Ambilah Panah,ikutlah berperang bersama Tentara
Palestina melawan tentara Israel.
Abdullah dan
Zaelani : Baiklah ibu inilah yang aku
Mau, Aku akan berjuang untuk membela agama Allah. (Meninggalkan ibunya dengan
penuh keberanian).
Ibu Siti Al
Zaelani binti Al Fatih : Semoga Allah memberkatimu Anakku.
Sehabis Abdullah
dan Zaelani pergi,Ibu Siti Al Zaelani binti Al Fatih pun berdoa semoga anaknya
selamat sampai peperangan , dan setelah berdoa Ibu Siti Al Zaelani binti Al
Fatih pun pergi hendak mencari pedang untuk persiapan ia perang.
Ibu Siti Al
Zaelani binti Al Fatih : Ya Allah selamatkanlah anakku, mudahkanlah
melawan tentara Israel dan membela negeri Palestina dan agamamu.” (setelah
berdoa Ibu Siti Al Zaelani binti Al Fatih pun pergi).
Pada saat itu
Abdullah dan Zaelani Pun tertangkap oleh tentara Israel, ia di siksa dan di
cambuk dan di tombak, pada akhirnya pun meninggal. Ibu Siti Al Zaelani binti Al
Fatih pun mendapat kabar dari Tentara Palestina bahwa Abdullah dan Zaelani telah
syahid.
Tentara
Palestina 1: Wahai Ibu Siti Al Zaelani binti Al Fatih anakmu telah gugur dan
syahid ia telah meninggal di hajar kaum kafir.
Ibu Siti Al
Zaelani binti Al Fatih : Apa……? Ya allah hatiku sangat Sedih engkau telah
memberikan syahid kepada anak dan suami ku, terimakasih kaum muslimin kalau
sudah begini aku yang akan turun perang.
Tentara
Palestina 1: Tapi kan engkau wanita Ibu Siti Al Zaelani binti Al Fatih .
Ibu Siti Al
Zaelani binti Al Fatih : Aku tidak
perduli kaum muslimin, aku akan berjihad dijalan Allah akan membela agama Allah.
Tentara
Palestina 1: Baiklah kalau begitu aku pamit, aku akan mempersiapkan alat-alat
untuk perang.
Setelah kaum
muslimin pergi Ibu Siti Al Zaelani binti Al Fatih pun mengambil pedang yang
telah disiapkannya. Dan pada saat itu kaum kafir merasa senang karena bangsa
Israel telah menang melawan bangsa palestina. Setelah mereka senang-senang
tiba-tiba kaum muslimin bersama Ibu Siti Al Zaelani binti Al Fatih datang
menyerang kaum kafir dan perang berlangsung dan Ibu Siti Al Zaelani binti Al
Fatih pun terluka.
Tentara Israel 1
: Wahai engkau wanita yang lemah tidak sepantasnya kau berada di sini.
Ibu Siti Al
Zaelani binti Al Fatih : Aku memang seorang wanita, tapi ketahuilah aku akan
berjuang membela negeriku palestina.
Tentara Israel :
haaahh apa akau tidak salah dengar,Kau fikir aku takut !.
Ibu Siti Al
Zaelani binti Al Fatih : Wahai orang kafir aku tidak akan meninggalkan medan
perang ini sampai titik darah penghabisan.
Tentara Israel :
Akan ku bunuh kau, rasakan ini…
Ibu Siti Al
Zaelani binti Al Fatih :”(setelah pedang menancap di perutnya Ibu Siti Al
Zaelani binti Al Fatih pun berdoa)”. Ya Allah.Akhirnya impianku telah tercapai
aku telah syahid, dan jadikanlah aku sebagai teman rasulullah di syurga nanti. Ya
Allah berilah kemenangan terhadap kaum Palestina.Asyhadu an_laa ilaha illallah
wa asyhadu anna muhammadarrasulullah.”
Kaum muslimin
yang berhasil menumpas kaum kafir. Kaum muslimin menemukan jenazah Ibu Siti Al
Zaelani binti Al Fatih sambil bersedih bahwa Ibu Siti Al Zaelani binti Al Fatih
telah syahid.
Tentara
palestina : Ya Allah semoga Ibu Siti Al Zaelani binti Al Fatih berada di syurga
bersama pejuang-pejuang islam.dan semoga negeriku palestina ini bebas dari
penjajahan kaum Israel .Dan seutuhnya kami bisa hidup di negeri kami tercinta Palestina.
Setelah itu
kaum muslimin menutupi tubuh Ibu Siti Al Zaelani binti Al Fatih dengan sebuah
sorban dan mereka membawa jasad Ibu Siti Al Zaelani binti Al Fatih yang telah
gugur di medan perang.
Demikianlah
drama kami semoga bermanfaat..
Wasalamualaikum wr.wb